[ONESHOOT] I Miss You Baekhyun

Author : Lollickey (@Dellockey)

Tittle : I Miss You Pabo !!

Cast : Byun Baekhun, Park JungHee

Length :

SNSD : Day By Day

NB : annyeong haseyo , ini adalah my first FF yang saya kirimkan di mari ehehehehe
Warning : Gaje, Typo bertebaran di sana-di mari.

Saya mengharapkan banget kritikan dan sarannya🙂 please tinggalkan jejak di kotak komentar ya🙂

Saranghae yeorobun❤

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seorang gadis bernama Park JungHee tengah memainkan handphonnya berkali-kali dari raut wajahnya dia kelihatan bingung, lalu menggoyangkan hp nya dan sesekali meliriknya, orang yang berada di sampingnya  berdecak heran melihat gelagat JungHee ,  ia menghela nafas kemudian melihat JungHee dengan tatapan intens.

“Kau sedang apa Jung Hee?”. Tanya Eunjung  yang tak lain adalah kakak iparnya JungHee

“Ha? eheheheh tidak sedang ngapain-ngapain kok”  Kata Jung Hee seraya menatap melas handphone nya.

“Jangan bohong Jung Hee , ayolah katakana padaku ada apa?” Eun Jung merengek layaknya anak TK membuat Jung Hee gemas melihatnya.

JungHee menghela nafasnya dalam ia kelihatan ragu, kemudian menatap Eunjung yang masih menatapnya meminta penjelasan, Jung Hee memutar kedua matanya bosan dan kembali menghela nafas “Sebenarnya….eungg..Baekhyun berjanji akan pulang besok tapi..aku tidak yakin”.

“BWOO? JEONGMAL? Kenapa dia tidak menghubungiku atau menghubungi Chanyeol Aisshhh benar-benar bocah itu….”.

“Aishhh, sudah kuduga akhirnya jadi begini, eonnie jangan teriak-teriak dong !” umpat JungHee kesal.
Eunjung tersenyum geli “Hehehehe mianhaeyo JungHee-ya”.

“Aissshhhh, jika suatu saat kau lahir dan beranjak dewasa Ahjuma harap kau akan menjadi serang anak yang penyabar karena setiap hari harus mendengar teriakan eomma mu” kata JungHee seraya menyapu lembut perut Eunjung yang membesar, bisa dipastikan kalau Eunjung sedang hamil.

Tampak dari kejauhan seorang pria berperawakan tinggi tengah membawa sekantung plastik penuh buah-buahan, pria itu melihat kesana-kemari manik matanya menatap JungHee dan Eunjung kemudian ia melambai-lambaikan tangannya “Chagiyaa!!!!!” ucapnya.

“Opppaaa!!!” Eunjung berteriak lagi dan lagi membuat JungHee menutup kedua telinganya ia merutuki dirinya sendiri harus memiliki Eonnie yang suka berteriak, ia benar-benar seperti baekhyun……

~DEG

Mendengar nama Baekhyun yang terlintas di pikirannya membuat ia tersentak, ia sedang merindukan pemilik nama tersebut tak terasa bulih-bulih bening telah berjatuhan dengan sendirinya, tanpa aba-aba JungHee sudah meninggalkan Eunjung dan Chanyeol membuat kedua orang tersebut mengernyit heran.

“Ada apa dengan JungHee, chagiya?”. Tanya Chanyeol

“Mollayo oppa, mungkin dia sudah bosan mendengar teriakanku”.

“Aisshhh, kau ini…hobi mu itu sangatlah aneh kau seperti Baekhyun”.

“Ha? hehehe kurasa alasannya adalah Baekhyun, sedari tadi ia mendengarku berteriak mungkin ia sedang kepikiran Baekhyun sekarang”.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
JungHee berlari menuju taman tempat dimana ia dan Baekhyun selalu bercengkrama bersama, tempat itu tidak terlalu sepi dan ramai membuat keduanya merasa betah, ditambah dengan kicauan burung yang mengalunkan suara termerdunya benar-benar sangat menyejukkan.

“Oppa….kapan kau kembali”. Lirih JungHee

“Apa kau melupakanku dan mencari gadis-gadis jepang, Candamu saat itu sangat tidak lucu oppa”.

FLASH BACK

“JungHee-ya…JungHee-ya tebak aku mendapatkan apa !!!!!”. seorang pria sedang berlari dan berteriak kearah seorang gadis yang tengah menyalakan musik di ipodnya, gadis itu adalah JungHee.

“Aishhh oppa !! hobi berteriakmu belum kambuh  juga ya ! bahkan aku yang menggunakan earphone pun pasih bisa mendengar teriakanmu”.

“Hehehehe mianhaeyo JungHee, ehemm…aku baru saja mendapat beasiswa melanjutkan studiku di Jepang”.

“Jeongmal? Oh Chukkae”.

“Aisssh..ya!!! nappen yeoja!! apa kau tidak senang oppamu ini mendapat beasiswa ke luar negeri?”.
“Kau aneh oppa!!  kau adalah anak pemilik perusahaan terbesar di korea ini, Mungkin untuk kuliah ke luar negeri adalah hal tidak terlalu besar untukmu, mengapa kau sangat senang sekali”.

“YA !!! JungHee!!! Ini adalah jerih payahku !! dengan begini aku bisa membuktikan pada Appa kalau aku bisa mandiri”.

“Heheheh oppa aku hanya bercanda, kalau begitu Chukkae nae namjachingu”.

“JungHee..sebenarnya…..di Jepang aku harus melaksanakan kuliahku itu selama 3 tahun dan itu sangat lama sekali dank au boleh mela—-,”.
“Oppa kau harus pergi bagaimana pun juga itu adalah hasil jerih payahmu, kau harus membuktikan pada Appamu kalau kau bukan Baekhyun yang manja lagi”.

“Tapi..JungHee itu akan sangat lama apa kau tidak apa-apa?”.

“Aku tidak apa-apa ppa, kan kita bisa LDR”.
“Gomawo nae yeojachingu kau benar-benar yang terbaik…..eungg.. aku bisa membayangkan gadis-gadis Jepang pasti menarik”.

“OPPAAAA.!!!!!!!”.

Flash Back End

“Oppa kau sudah seminggu mengabaikanku hari-hari ku sangatlah membosankan tanpa candaan dan teriakanmu lagi oppa, sebagai gantinya setiap hari aku harus mendengar teriakan eonnieku padahal aku ingin mendengar teriakanmu oppa!!!”.
JungHee kembali menangis “Oppa !!! kau memang Nappeun !!”. JungHee menatap sekeliling taman dengan tatapan setengah melamun kemudian ia tersadar dan berniat untuk meninggalkan tempat itu “Huffftttt…menangisimu membuat aku lapar oppa ! sebagai gantinya kau harus mentraktirku makan selama seminggu saat kau pulang nanti”.
JungHee berjalan gontai ke arah sebuah Kedai Ramyun yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, bisa dibilang ukuran toko itu sedang-sedang aja.#rempong banget thor bahasanya# dia tersenyum kecil dan mulai memasuki tempat itu. Kedai ramyun itu adalah warung makanan favorit Baekhyun dan JungHee dan ketika merasa lapar mereka akan singgah ke kedai itu sehabis dari Taman, kebetulan letak toko itu tidak jauh dari taman tempat dimana JungHee tadinya menyendiri.
“Ahjuma, aku pesan satu mangkuk ya !”. JungHee memesan satu mangkuk ramyun kepada seorang ahjuma yang sedang melayani pembeli-pembelinya.

“JungHee kau kemari? Ommona !! sudah lama sekali kau tidak kemari, apa kau sendiri ? kapan Baekhyun sudah kembali?.

JungHee menggeleng lemas menjawab menjawab semua pertanyaan yang di lontarkan oleh ahjuma itu, dia yang melihat JungHee yang sedang tidak bersemangat merasa sedikit iba “Apa kau sudah menghubunginya?”. Tanya ahjuma itu.
“Sudah seminggu dia tidak mengangkat telpon ku ahjuma”.

“Mungkin dia sedang sibuk JungHee, mengertilah sedikit bukankah ini adalah tahun terakhir ia melaksanakan tugasnya di sana, ahjuma rasa ia sedang sibuk mempersiapkan hari kelulusannya”.

“Ahjuma tahu dari mana kalau Baekhyun sedang mempersiapkan hari kelulusannya?”.
“Keponakan Ahjumma kemarin yang memberi tahu dan dia juga kuliah disana, Jung Minri mengenal Baekhyun, mereka saling kenal tapi tidak begitu dekat dan kebetulan mereka juga sama-sama mendapatkan beasiswa itu”.

“Mengapa Baekhyun tidak memberitahuku akan hal itu? mengapa dia tidak mengenalkanku pada keponakan Ahjuma”.

Ahjuma pemilik kedai itu tersenyum lembut “Mungkin Baekhyun belum tahu kalau Minri adalah keponakanku..saat mendengar kabar itu dari Minri ahjuma berniat memberitahumu tapi kau tidak muncul-muncul”.

“Hehehehehe mianhaeyo ahjuma”.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari menjelang sore, JungHee memutuskan untuk pamit kepada Ahjuma sang pemilik kedai ramyun ia kembali berjalan dengan tatapan setengah melamun dan saat tiba di depan rumahnya ia menautkan alisnya bingung rumahnya begitu ramai dan tidak biasanya seperti ini.
Chanyeol yang kebetulan keluar dan melihat JungHee yang diam mematung menyuruhnya untuk masuk “JungHee masuklah ada tamu “.
JungHee berdecak malas “Aku malas melayani tamu oppa, oppa saja ya yang melayaninya”.
“Kau ini perempuan…bantu eonnie mu mempersiapkan minuman dia sedang hamil apa kau tega melihat eonniemu yang kewalahan karena melayani tamu”.

“Ndee oppa”. Ucap JungHee bermalas-malasan.

“Annyeong… aku pulang “ teriak JungHee, Eunjung yang melihat kedatangan JungHee langsung menghampirinya “JungHee mandilah dulu, setelah itu bantu eonnie ya, di depan ada tamu eonnie sedikit lelah”.
JungHee tidak tega melihat kakak iparnya yang kewalahan menyediakan ini dan itu untuk tamu, alhasil dia menyetujui akan membantu Eunjung walaupun sebenarnya dia malas “Arraseo eonnie aku akan membantumu”.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seusai mandi JungHee menyediakan beberapa minuman dan makanan untuk tamu yang berada di ruangan keluarga tiba-tiba seorang ahjuma meneriaki namanya JungHee.
“Ommona ! apa kau JungHee?” tanya seorang ahjuma yang tak lain adalah tamu tersebut. JungHee menautkan alisnya bingung mengapa ahjuma itu bisa tahu namanya JungHee padahal ia sendiri tidak mengetahui siapa ahjuma itu.

“Ne ahjuma annyeong haseyo joneun Park JungHee imnida, bangapseumnida” ucap JungHee memperkenalkan diri sembari membungkuk hormat.
“Yeppuda !!!” Puji ahjuma itu, JungHee yang dipuji pun mengeluarkan semburat merah di wajahnya dan tersenyum malu.
“Kau akan cocok dengan putraku JungHee-ssi”. Kata seorang ahjushi yang tak lain adalah suami dari ahjuma itu.
JungHee membulatkan matanya terkejut “Bwo?? Mi..mianhaeyo, putra ahjushi? , siapa dia?”. Eunjung yang tiba-tiba berada di samping JungHee menyuruhnya untuk segera masuk ke kamar “Masuklah ke kamarmu JungHee”.
“Ta..tapi eonnie, maksudnya putra…”.
“Sudah masuklah !” titah Eunjung.

JungHee berjalan menuju kamarnya dengan tatapan setengah melamun dia benar-benar bingung sekarang, apa yang di maksud dengan ‘Kau akan cocok dengan putraku’ apa dia akan di jodohkan? Lalu bagaimana hubungannya dengan Baekhyun? Namun segera ditepisnya pemikiran itu, mungkin ahjuma dan ahjushi itu hanya bercanda dan berniat menggodanya saja pikirnya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari menjelang pagi, Matahari mulai menampakkan dirinya, kehangatannya dan sinarnya menusuk ke dalam kulit JungHee yang mulai memicingkan mata karena banyaknya sinar matahari yang masuk ke jendela kamarnya.
“Hwooaaammm….pukul 08:00” JungHee melihat jam dan mendapati bahwa dia bangun sedikit kesiangan, tidak sengaa ia melihat suara keributan di luar , “sepertinya ada tamu” pikirnya.

JungHee berjalan menuruni anak tangga berniat untuk mandi ketika melewati ruang tamu ia mendapati ahjuma dan ahjushi yang kemarin datang berada di ruangan itu beserta oppa dan eonninya yang sedang berbincang serius, saat Eunjung menoleh ke arah dapur ia melihat JungHee yang sedang berdiri melihat mereka.

“Selamat pagi ahjuma ahjushi “ sapa JungHee kepada mereka, ahjuma itu tersenyum “Selamat pagi JungHee-ssi, bahkan saat bangun tidur kau sangat cantik aku senang memiliki menantu sepertimu”.

~DEG

Kalimat yang memiliki makna yang sama muncul kembali “Menantu? Apa aku akan di….”.
“JungHee apa hari ini kau tidak ada waktu?” tanya Eunjung. JungHee menggeleng “Tidak ada eonnie waeyo?”. Eunjung tersenyum “Apa kau ingin berniat untuk pergi ke taman?”.
“Sebenarnya,itu juga adalah niatku aku ingin menemui Song ahjuma pemilik kedai ramyun, aku ingin memakan ramyun buatannya”.

“Bagus!! JungHee kalau begitu bergegaslah mandi !!!”. kata Eunjung membuat JungHee menautkanalisnya bingung “Mengapa eonnie jadi semangat sekali” Batinnya.

@Seoul Garden

SNSD-Day By Day

JungHee duduk di bangku panjang yang terletak di taman tempat favorit JungHee dan Baekhyun ia mendesah bosan sambil menatap foto baekhyun dan dirinya .
“Baekhyun…aku bersumpah kau akan menyesal”.
“Aku memiliki firasat bahwa aku  akan dijodohkan dengan anak ahjuma dan ahjushi yang menjadi tamuku kemarin, walau sebenarnya aku tidak yakin tapi kelihatannya mereka bersemangat sekali menjodohkanku dengan putra mereka”.
“Tapi…….aku tidak mengenal siapa putra mereka”.
“Aku tidak memiliki teman pria selainmu Baekhyun”.
JungHee mulai meneteskan air matanya “Baekhyun kapan kau pulang Bogoshippoyo kumohon tolong aku….” lirihnya.

Tiba-tiba ada sebuah suara pria yang mengagetkan JungHee“Ehemmm…ingin meminta tolong, pintalah dengan polisi !”. JungHee terkesiap ia sangat mengenal suara berat ini,JungHee menoleh ke belakang dan mendapati Baekhyun sedang berdiri tegak.

“Bogoshippoyo chagiya” Baekhyun ingin memeluk JungHee namun JungHee segera berdiri membuat Baekhyun kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan badannya yang menyentuh bangku panjang itu, Baekhyun meringis kesakitan “Kau tega sekali Mrs Byun”.

“Sejak kapan aku menjadi Mrs Byun”.
Baekhyun tersenyum misterius “Sejak kemarin hehehehe”. JungHee membulatkan matanya “Hah? A..apa maksud..”. Baekhyun menggeleng kuat “Aniya…maksud..maksudku hanya meresmikan bahwa sebentar lagi kau akan menjadi Mrs Byun”.
“Aku masih tidak mengerti”. Kata JungHee
Baekhyun mendesah pelan “Ahjuma dan ahjushi yang datang ke rumahmu itu orang tuaku lho..chagiya aku meminta mereka akan menjdohkanku denganmu”.

“Jeongmal? Jangan bercanda baek…” belum sempat JungHee melanjutkan kalimatnya, Baekhyun sudah merangkulnya dan berbisik tepat ke telinga JungHee.
“Aku serius chagiya…saranghae jeongmal saranghae”.
JungHee tersentak dan kemudian tersenyum “Nado saranghae oppa Bogoshippoyo”.
“Nado Chagi, tunggu….Apa kau benar-benar belum mengenal orang tuaku?”.
JungHee menggelengn”Aniyo oppa”.
“Syukurlah aku kira kau sudah mengenal orang tuaku, bukankah orang tuaku terkenal karena perusahaan terbesar yang mereka miliki”.

“Mulai lagi…..OPPA!!!!”.

END

Hehehehehe maaf ya kalau ceritanya gaje bin aneh, saya harap para readers sekalian bersedia meninggalkan komentar.
terima kasih.

2 comments

  1. lunaink

    alurnya terlalu kecepatan thor ^^ dan btw ini lengthnya apa? oneshoot kah? chaptered kah? or ficlet kah?
    tapi gpp kok thor ^o^

    Keep writing thor🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s